Selain Ikut Vaksinasi Covid-19, Calon Jemaah Haji Indonesia Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

March 15, 2021 by No Comments

Selain pemberian vaksinasi covid 19 kepada jemaah haji penerapan protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan di setiap tahapan proses ibadah haji. Nantinya Kementerian kesehatan membuat pedoman protokol kesehatan khusus bagi calon jemaah haji. Itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19 dalam kegiatan ibadah haji mulai dari keberangkatan hingga kembali pulang ke Tanah Air.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg Oscar Primadi, MPH, dalam Rapat Kerja 'Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M dan Vaksinasi Jamaaj Haji Tahun 1442 H/2021 M', pada Senin (15/3/2021). "Untuk para jemaah kita akan buat khusus protokol kesehatan agar betul betul menjadi pedoman yang dapat dijalankan di saat di tanah air maupun nanti pada saat di tanah suci mulai saat keberangkatan sampai kembali ke tanah air tentunya," ujar Oscar. "Ini protokol kesehatan jangan kendor, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak itu yang paling penting," lanjut dia.

Oscar menuturkan, pihaknya juga akan melakukan penerapan karantina dan screening terhadap calon jemaah haji agar 3T (test, tracing dan treatment) sebagai upaya penanggulangan Covid 19. "Untuk memperlancar proses vaksinasi perlu dilibatkan Kantor Wilayah Kementerian Agama terutama dalam hal pemanggilan calon Jemaah haji yang akan divaksin," kata dia. Kementerian Agama (Kemenag) optimis, pemerintah Arab Saudi membuka penyelenggaraan ibadah Haji 1442H / 2021M meski di tengah pandemi Covid 19.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menuturkan, hal ini ditandai dengan telah dilakukan vaksinasi di Saudi sebagaimana juga di Indonesia dalam rangka menanggulangi pandemi Covid 19. "Otoritas Arab Saudi juga telah menyatakan akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Situasi ini lebih positif dibandingkan tahun lalu yang menutup penerbangan luar negeri, tak terkecuali selama musim haji 2020," ujarnya dikesempatan yang sama. Meskipun, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, belum juga memberikan kepastian tentang penyelenggaraan haji tahun 1442H/2021M, Kemenag terus melakukan berbagai upaya diplomasi dengan berbagai otoritas terkait Arab Saudi antara lain dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Menteri Urusan Haji dan Umrah, Arab Saudi serta lembaga lembaga terkait lainnya.

"Kami juga terus merespons situasi terkini dengan langkah langkah strategis yang terukur. Setidaknya, kita telah siap jika pemerintah Saudi membuka akses ke Tanah Suci bagi jemaah haji kita," ucap Yaqut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *